Hari ini 11 September 2014 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Rapat Terbatasnya resmi mengumumkan bahwa pembelian kendaraan dinas pejabat negara dibatalkan. Karena tidak mau menjadi polemik dimasyarakat yang dapat menjadi fitnah pada pemerintahan mendatang.
Dalam Rapat Terbatas tersebut presiden juga membantah telah melakukan pemborosan anggaran negara, bahkan presiden mengaku telah menghemat anggaran 43 triliyun. Seperti kita ketahui bahwa berberapa waktu yang lalu sempat santer kabar bahwa mensesneg telah menganggarkan ntuk pembelian kendaraan dinas pejabat negara yang nantinya akan digunakan oleh pemerntahan Jokowi - JK. Namun kemudian terdengar isu miring seolah-olah pengadaan tersebut merupakan kebijakan pemerintah yang akan datang. Tak urung membuat Koalisi Merah Ptih angkat bicara mengatakan bahwa Jokowi telah melakukan pemborosan. Padahal yang membuat anggaran tersebut adalah kabinet SBY. Untuk menghindari fitnah tersebut maka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memtuskan ntuk membatalkan pengadaan tersebut. Langkah pembatalan pembelian kendaraan tersebut dinilai sudah sangat baik sebagai langkah bijak presiden SBY untuk menghindari konflik perang opini ditengah masyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar